Selamat datang di blog kami

Selamat datang di blog kami, Smoga apa yang anda cari disini dapat ditemukan. Coba buka link kami dibawah ini.Smoga dapat membantu.

Minggu, 06 Maret 2011

instalasi linux debian

LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A
[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.
Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.
LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.
Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:
Welcome to Deal
This is debian ...........................................
..........................................................
boot:_ [ENTER]
LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading...
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:
' Choose The Language '
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris - en). [ENTER]
' Choose Language Variant '
Pilih ' English (United States) ' [ENTER].
' Relase Notes '
Pilih [ENTER].
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the Keyboard
tekan [ENTER].
' Select a Keyboard '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,
qwerty/us : U.S. English (QWERTY)
[ENTER]
LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]
' Select Disk Drive '
pilih,
/dev/hda
[ENTER]
' Lilo Limitations '
[ENTER]
' Note on additional space for the ReiserFS Journal '
[ENTER]
Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan '/' (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]
LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]
' Choose Filesystem Type '
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]
' Select Partition '
Pilih partisi yang akan dijadikan "Ext3"
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai "Ext3" kalau sudah benar
pilih [ENTER]
' Mount as the Root Filesystem? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih [ENTER]
' Please Wait '
' Select Archive path '
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]
' Please Wait '
LANGKAH VIII
Memilih Driver
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]
' Note about loaded drivers '
pilih, [ENTER]
' Select Category '
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,
1. Pilih ' kernel/drivers/input Input Devices. ' [ENTER]
' Select kernel/driver/input modules '
pilih,
' kebdev - Keyboard support ' [ENTER]
' kebdev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih,
' mousedev - Mouse support ' [ENTER]
' mousedev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
2. Pilih ' kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ' [ENTER]
' Select kernel/drivers/net modules '
carilah ' eepro100 ' [ENTER]
' eepro100 '
pilih, [ENTER]
atau bila gagal bisa coba bonding
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
3. Pilih ' kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ' [ENTER]
' Select kernel/fs/msdos modules '
pilih, ' msdos - PC BIOS ' [ENTER]
' msdos '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
4. Pilih ' kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ' [ENTER]
pilih, ' apm ' [ENTER]
' apm '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih, ' cpuid ' [ENTER]
' cpuid '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
Pilih, ' Exit ' [ENTER]
LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the network
[ENTER]
' Choose The Hostname '
Ganti tulisan ' Debian ' dengan ' LAB-OS-27-*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Automatic Network Configuration '
pilih, [ENTER]
' Choose the IP Address '
Ganti tulisan default-nya dengan ' 152.118.27.*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Choose Network Mask '
Tidak usah diganti.
[ENTER]
' What is your IP gateaway address? '
152.118.27.1
[ENTER]
' Choose Domain Name '
Tulis ' cs.ui.ac.id '
[ENTER]
' Choose the DNS Server Addresses '
Ganti dengan ' 152.118.24.2 '
[ENTER]
LANGKAH X
Menginstall Base System
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install the base system
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
' cdrom : CD-ROM drive '
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih, [ENTER]
' Select Archive path '
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]
' Installing Base System, please wait '
Tunggulah sampai selesai menginstall.
LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make System Bootable
[ENTER]
' When should the LILO boot loader be installed ? '
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]
' Other bootable partitions '
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]
' Securing LILO '
[ENTER]
LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make a Boot Floppy
Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]
' Change Disk '
[ENTER]
Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy
LANGKAH XIII
Mereboot Komputer
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Reboot The System
[ENTER]
' Reboot The System? '
Pilih,
Yes [ENTER]
Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.
Keluarkanlah cd deal dari cdrom.
Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,
Linux
WIN/Dos
Pilih Linux [ENTER]
LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian
Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
' Debian System Configuration '
[ENTER]
' TimeZone Configuration '
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]
What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]
Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]
' Password setup '
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]
Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]
Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]
Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]
Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]
' Debian System Configuration '
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]
Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]
' Apt Configuration '
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]
Masukkan cd deal ke dalam cdrom.
Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]
Scan another CD?
pilih [ENTER]
Add another apt source?
pilih [ENTER]
Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]
Run tasksel?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih, [ENTER]
Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]
Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]
I can do .....
[---Please return---]
[ENTER]
You must choose one of the options below:
Enter value (default='1', 'x' to restart):
Ketik,
5 [ENTER]
'Debian System Configuration '
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]
LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)
Coba masukkan login root dan passwordnya.
Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:
apt-get install "nama paket" [ENTER]
Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall lynx.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :
apt-get install lynx [ENTER]
Do you want to continue? [Y/n]
ketikan y [ENTER]
Setelah selesai menginstall lynx coba ketikkan perintah ini di console :
lynx kambing.vlsm.org [ENTER]
Jika berhasil masuk ke halaman kambing.vlsm.org berarti anda berhasil.

Jumat, 04 Maret 2011

PROSESOR AMD K8 (versi dekstop)

Athlon 64 adalah sebuah seri prosesor generasi kedelapan yang dibuat oleh AMD untuk menggantikan kedudukan prosesor pendahulunya, yaitu Athlon XP.Sebenarnya terdapat tiga kelompok prosesor kelas desktop yang menyandang nama Athlon. Ketiga kelompok prosesor tersebut adalah:
  • AMD Athlon ‘Classic’ dan Thunderbird (berbasis mikroarsitektur AMD K7)
  • AMD Athlon XP ( berbasis mikroarsitektur AMD K7 )
  • AMD Athlon 64 ( berbasis mikroarsitektur AMD K8 ) yang terdiri dari :
  1. Prosesor single core : Athlon 64, Athlon 64 FX
  2. Prosesor dual core : Athlon 64 X2, Athlon X2, dan Athlon 64 FX
Pada kelompok prosesor AMD Athlon 64, terdapat dua nama yang sama yang sebenarnya berbeda satu dengan lainnya, yaitu Athlon 64 FX. Kelompok Athlon 64 FX yang pertama adalah prosesor single core, sedangkan kelompok Athlon 64 FX yang kedua adalah prosesor dual core. Jelas perbedaannya terletak pada jumlah core (inti) yang terkandung dalam kemasan prosesor. Kelompok pertama mengandung core tunggal, kelompok kedua mengandung core ganda (dua buah inti). Persamaannya, keduanya diproduksi dengan target pemasaran utama adalah para ‘enthusiast’ (penggemar) komputer dan para gamers.
Keadaan yang sama juga diperbuat oleh perusahaan Intel yang menjadi pesaing AMD. Selain memproduksi Pentium 4 (single core) dan Pentium D (dual core) yang dipasarkan untuk kalangan umum, juga memproduksi Pentium 4 Extreme Edition (single core) dan Pentium Extreme Edition (dual core) yang dipasarkan untuk kaum ‘enthusiast’ (penggemar) komputer dan para gamers.
1.Mikroarsitektur dan Fitur prosesor Athlon 64
Athlon 64 merupakan prosesor kedua yang mengimplementasikan arsitektur 64 bit (AMD64). Prosesor yang pertama kali mengimplementasikan arsitektur ini adalah Opteron yang merupakan prosesor kelas server. Meskipun tergolong prosesor 64 bit, prosesor Athlon 64 tetap kompatibel dengan instruksi x86 32 bit maupun 16 bit.
Prosesor keluarga Athlon 64 berbasis mikroarsitektur AMD K8. Mikroarsitektur K8 adalah revisi dari mikroarsitektur K7 dengan tambahan fitur-fitur baru seperti:
  • AMD64 (pengembangan 64 bit ke dalam set instruksi x86)
  • Penambahan memory controller ke dalam chip (‘memory controller’ internal, integrated, atau on die) yang berjalan dengan clock rate yang sama dengan clock rate prosesornya. Hal ini berarti sinyal elektris dapat diangkut melalui jarak yang lebih pendek dibandingkan dengan interface northbridge, dan secara signifikan dapat memperkecil latency saat mengakses memori utama.Kecilnya faktor latency ini merupakan salah satu keunggulan dari arsitektur Athlon 64.
  • Implementasi HyperTransport (penerapan performansi tinggi koneksi ‘point-to-point’ yang merupakan bagian dari arsitektur ‘Direct Connect’) untuk menggantikan Front Side Bus tradisionil yang selama ini dipakai.
  • Peningkatan kapasitas L2 Cache hingga 1 MB.Kecuali prosesor Athlon 64 3300+ Newcastle, seluruh prosesor keluarga Athlon 64 memiliki L2 Cache 512 KB atau 1 MB.
  • Penambahan fitur SSE2 (Streaming SIMD Extention 2) yang tak lama kemudian ditambahkan pula SSE3 (Streaming SIMD Extention 3).
Mikroarsitektur K8 disebut juga dengan nama Hammer (nama kode internal AMD), atau Sledge Hammer. Secara umum, prosesor Athlon 64 ditargetkan untuk dipasarkan kepada para konsumen pengguna PC (Personal Computer) kelas desktop dan mobile.Pertama kali dirilis pada tanggal 23 September 2003.Prosesor-prosesor kelas desktop dan mobile yang termasuk keluarga Athlon 64 antara lain:



Prosesor keluarga AMD 64 versi desktop, baik yang single core maupun dual core dilengkapi fitur-fitur teknologi MMX,SSE,SSE2,Enhanced 3DNow!,NX bit,AMD64 (implementasi AMD’s X86-64), dan Cool’n'Quiet kecuali prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer. Prosesor ini dilengkapi fitur-fitur tadi kecuali fitur Cool’n'Quiet. Bahkan sebagian varian prosesor Athlon 64, juga diperkaya dengan tambahan fitur-fitur lainnya, misalnya fitur SSE3 dan AMD Virtualization.
Nxbit kependekan dari No Execute bit, merupakan fitur sekuriti yang oleh AMD disebut juga dengan istilah ‘Enhanced Virus Protection.’ Fitur ini berguna untuk memperbaiki proteksi (perlindungan) dari gangguan program pengganggu (malware) yang mencoba mengambil alih dan mengontrol sistem.
Fitur Cool’n’Quiet mirip dengan fitur SpeedStep yang ada pada prosesor Intel.Keduanya merupakan teknologi untuk menurunkan kecepatan (clock speed) kerja prosesor yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi daya listrik dan mengurangi panas yang ditimbulkan oleh prosesor. Apabila pengguna komputer sedang bekerja menggunakan program aplikasi ringan dan prosesor tak terbebani oleh tugas-tugas kerja yang lain, maka clock speed dan voltase yang digunakan prosesor akan menurun, besar daya yang dikonsumsi oleh prosesor juga menurun. Pernah diinformasikan bahwa prosesor yang memiliki TDP maksimum 89 Watt dapat menurun sampai 32 Watt (stepping C0) sedangkan clock speed menurun sampai 800 MHz, atau, TDP menurun sampai 22 Watt (stepping CG) dan clock speed menurun sampai 1000 MHz.
2.Soket untuk prosesor keluarga Athlon 64
Sebagian prosesor keluarga AMD 64 didesain menggunakan soket 754, sebagian yang lain didesain menggunakan soket 939, soket 940, soket AM2, dan Soket F (1207FX).
  • Soket 754
Pada awalnya, prosesor Athlon 64 menggunakan soket 754, yang diperkenalkan pertama kali pada bulan September 2003. Pada periode berikutnya, soket ini hanya digunakan untuk prosesor Athlon 64 kelas ekonomi. Prosesor Athlon 64 yang menggunakan soket 754 antara lain Athlon 64 nama core ClawHammer, Newcastle, dan Venice. Soket 754 mendukung interface memori 64 bit Singgle Channel.
  • Soket 939
AMD mulai meninggalkan soket 754 dan menggunakan soket 939 untuk prosesor Athlon 64 yang lebih baru dengan performansi yang lebih bagus. Diperkenalkan pertama kali pada bulan Juni 2004. Soket 939 mendukung interface memori 128 bit Dual Channel. Contoh prosesor yang menggunakan soket 939 adalah:
o Singgle core : Athlon 64 nama core Winchester, Manchester, San Diego, Toledo.
Athlon 64 FX nama core ClawHammer, San Diego.
o Dual core : Athlon 64 X2 nama core Manchester, Toledo.
Athlon 64 FX nama core Toledo.
  • Soket 940
Selain menggunakan soket 939, AMD juga mendesain soket 940 untuk dudukan prosesor Athlon 64 produksinya. Contoh prosesor yang menggunaan soket 940 adalah prosesor single core Athlon 64 FX nama core SledgeHammer.
  • Soket AM2
Soket AM2 memiliki 940 lubang pin, namun tidak kompatibel dengan soket 940. Kedua soket tersebut berbeda. Prosesor dengan soket AM2 mendukung penggunaan DDR2 SDRAM, bahkan dapat dikatakan merupakan soket pertama AMD yang memberi dukungan terhadap penggunaan DDR2 SDRAM. AMD merilis soket AM2 pada bulan Mei 2006. Pada saat yang bersamaan dengan penggunaan soket AM2, AMD juga menambahkan fitur baru ke dalam prosesornya. Fitur tersebut adalah teknologi AMD Virtualization. Contoh prosesor yang menggunakan soket AM2 adalah:
o Singgle core : Athlon 64 nama core Orleans, Lima.
o Dual core : Athlon 64 X2 nama core Windsor, Brisbane.
Athlon 64 FX nama core Windsor stepping F2.
  • Soket F (1207FX)
Soket F 1207 FX, dirancang untuk dual soket prosesor dual core Athlon 64 FX. Soket ini tidak kompatibel dengan Soket F. Soket F berbeda dengan soket F 1207 FX. Masing-masing dirancang untuk prosesor, chipset, dan motherboard yang berbeda. Soket F 1207 FX dirilis pada bulan November 2006. Contoh prosesor yang menggunakan soket F 1207 FX adalah Athlon 64 FX Windsor stepping F3.
Prosesor Athlon 64 dilengkapi dengan IHS (Integated Heat Spreader) yang berguna untuk melindungi core (inti atau chip silikon) dari kemungkinan kerusakan akibat kesalahan/kecerobohan teknisi atau kecerobohan pengguna maupun akibat kontak yang tidak sempurna dengan alat pendingin (heatsink, cooling fan, ataupun sejenisnya).

Prosesor single core AMD K8 ATHLON 64 (Versi Desktop)

Seluruh varian prosesor Athlon 64 single core memiliki L1 Cache sebesar 128 KB yang terdiri dari 64 KB untuk cache data dan 64 KB untuk cache instruksi.Kapasitas L2 Cache bervariasi, 512 KB atau 1024 KB (1 MB) bergantung variannya.Prosesor versi Athlon 64 FX ditawarkan untuk kalangan penggemar komputer (enthusiast) atau orang-orang yang menyukai performa tinggi.
1.Prosesor Athlon 64
Seperti telah diketahui bahwa varian prosesor Athlon 64 cukup banyak.Sampai dengan kuartal pertama tahun 2008 tercatat sebelas varian prosesor Athlon 64 yang telah diproduksi oleh AMD.Prosesor-prosesor tersebut memiliki spesifikasi yang berbeda satu dengan lainnya.Sebagian diantaranya merupakan prosesor-prosesor hemat energi.Berikut ini gambaran satu per satu mengenai kesebelas varian prosesor tadi.

1.1.Prosesor Athlon 64 nama core ClawHammer (C0 & CG)
Athlon 64 ClawHammer adalah varian pertama dari prosesor keluarga Athlon 64 yang dirilis oleh AMD. Model pertama yang dilepas ke pasaran adalah Athlon 64 3200+ yang dirancang menggunakan soket 754 dan dirilis pada tanggal 23 September 2003.
Pada tanggal 1 Juni 2004, AMD mengeluarkan lagi prosesor model baru (yaitu Athlon 64 3500+) yang merupakan revisi dari model yang lama. Revisi tersebut meliputi perubahan tipe soket yang semula menggunakan soket 754 diubah menjadi tipe soket 939 dan peningkatan bus HyperTransport yang semula 800 MHz, mejadi 1000 MHz.Varian prosesor ini, seluruhnya diproduksi dengan basis teknologi manufaktur 130 nm, sebagian didesain menggunakan soket 754 dan sebagian lainnya menggunakan soket 939.Prosesor yang didesain menggunakan soket 754, memiliki 754 pin tipe OµPGA dan didukung 800 MHz HyperTransport sedangkan prosesor yang didesain menggunakan soket 939, memiliki 939 pin tipe OµPGA dan didukung 1000 MHz HyperTransport.Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.50 Volt dengan TDP 89 Watt.
Prosesor Athlon 64 ClawHammer yang diproduksi oleh AMD, memiliki clok rate (frekuensi) berkisar 1800 MHz hingga 2600 MHz dengan L2 Cache 512 KB atau 1024 KB full speed (kecepatanannya sama dengan kecepatan prosesornya).



1.2.Prosesor Athlon 64 nama core Newcastle (CG)
Beberapa bulan setelah merilis prosesor ClawHammer,AMD merilis lagi varian baru yang diberi nama Newcastle.Prosesor Athlon 64 Newcastle mirip dengan ClawHammer. Prosesor Newcastrle diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm.Pada awalnya, didesain menggunakan soket 754, dan model selanjutnya didesain menggunakan soket 939.Prosesor yang didesain menggunakan soket 754, memiliki 754 pin tipe OµPGA,sedangkan prosesor yang didesain menggunakan soket 939, memiliki 939 pin tipe OµPGA.Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.50 Volt dengan TDP 89 Watt.

Prosesor Athlon 64 Newcastle yang diproduksi oleh AMD, memiliki clok rate (frekuensi) berkisar 1800 MHz hingga 2400 MHz dengan L2 Cache 512 KB full speed.Dirilis pertama kali pada tanggal 15 Desember 2003.

1.3.Prosesor Athlon 64 nama core Winchester (DO)
Tak lama setelah merilis prosesor Newcastle soket 939, AMD merilis lagi varian prosesor baru yang diberi nama Athlon 64 Winchester.Berbeda dengan prosesor pendahulunya, prosesor Athlon 64 Winchester diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin tipe OµPGA,didesain menggunakan soket 939, didukung 1000 MHz HyperTransport, L2 Cache 512 KB.
Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.40 Volt dengan TDP 67 Watt.Berdasar data tersebut, jelas bahwa prosesor Winchester membutuhkan daya (power) yang lebih rendah, lebih hemat energi dibanding kedua versi prosesor pendahulunya.

AMD memproduksi prosesor Athlon 64 Winchester dengan clock rate berkisar 1800 MHz hingga 2200 MHz.Pertama kali dirilis pada tanggal 14 Oktober 2004.

1.4.Prosesor Athlon 64 nama core Venice (E3 & E6)

Prosesor Athlon 64 Venice diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, sebagian didesain menggunakan soket 754 dan sebagian lainnya menggunakan soket 939.Prosesor yang didesain menggunakan soket 754, memiliki 754 pin tipe OµPGA,sedangkan prosesor yang didesain menggunakan soket 939, memiliki 939 pin tipe OµPGA.Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 0.90 Volt hingga 1.40 Volt dengan TDP 9 Watt hinggs 89 Watt.Ke dalam prosesor ini ditambahkan fitur baru, yaitu SSE3.Fitur ini belum ada pada prosesor-prosesor versi sebelumnya.
Di sisi lain, perusahaan Intel yang menjadi pesaing AMD, setahun sebelumnya telah mendahului memasukkan fitur SSE3 ke dalam prosesor buatannya, yaitu Pentium 4 Prescott.Dalam hal teknologi, AMD seringkali kalah dan ketinggalan melawan Intel.
Prosesor Athlon 64 yang diproduksi oleh AMD, memiliki clok rate (frekuensi) berkisar 1000 MHz hingga 2400 MHz dengan L2 Cache 512 KB full speed dan didukung 800 MHZ hingga 1000 MHz HyperTransport.Dirilis pertama kali pada tanggal 4 April 2005.

1.5.Prosesor Athlon 64 nama core Manchester (E4)
Prosesor ini selangkah lebih bagus dibandingkan prosesor Athlon 64 Venice. Seluruh model prosesornya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, luasan chip silikonnya 147 mm2 yang mengandung 154 juta transistor, memiliki 939 pin tipe dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport. Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.35 Volt dengan TDP 67 Watt.Sama seperti prosesor Venice, ke dalam prosesor ini juga ditambahkan fitur SSE3.
Prosesor Athlon 64 Manchester sebenarnya adalah prosesor dual core Athlon 64 X2 yang satu buah core-nya di-disable.
Prosesor yang telah diproduksi, memiliki frekuensi 2000 MHz hingga 2200 MHz dengan L2 Cache 512 KB full speed.Dirilis pertama kali pada tanggal 31 Mei 2005.

1.6.Prosesor Athlon 64 nama core San Diego (E4)
Prosesor Athlon 64 San Diego diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, luasan chip silikonnya 115 mm2 yang mengandung 114 juta transistor, memiliki 939 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport.

Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.35 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 67 Watt hingga 89 Watt.Sama seperti prosesor Venice ataupun Manchester, ke dalam prosesor ini juga ditambahkan fitur SSE3.
Prosesor yang telah diproduksi, memiliki frekuensi 2000 MHz hingga 2200 MHz dengan L2 Cache 512 KB atau 1024 KB, tergantung modelnya.L2 Cache ini berjalan full speed.Peningkatan L2 Cache hingga 1024 KB ini dapat meningkatkan performa prosesor San Diego.Pertama kali dirilis pada tanggal 4 Mei 2005.

1.7.Prosesor Athlon 64 nama core Toledo (E6)
Seperti halnya prosesor Athlon 64 Manchester,prosesor Athlon 64 Toledo sebenarnya adalah prosesor dual core Athlon 64 X2 yang satu buah core-nya di-disable.Seluruh model prosesornya diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin tipe OµPGA,dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport.Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.35 Volt dengan TDP 89 Watt.Sama seperti prosesor Athlon 64 Manchester, ke dalam prosesor ini juga ditambahkan fitur SSE3.

Prosesor yang telah diproduksi, memiliki frekuensi 2200 MHz hingga 2400 MHz dengan L2 Cache 1024 KB (dua kali lipat L2 Cache Athlon 64 Manchester).

1.8.Prosesor Athlon 64 nama core Orleans (F2, F3)

AMD mendapatkan suatu kritikan karena jajaran prosesor Athlon 64 tidak mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM.Sementara itu, perusahaan Intel telah lebih dulu mengadopsi teknologi ini.AMD pun merespon kekurangan ini.Pada tanggal 23 Mei 2006, AMD merilis prosesor baru yaitu Athlon 64 bernama core Orleans yang mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM.
Prosesor tersebut diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, luasan chip silikonnya 126 mm2 yang mengandung 129 juta transistor, memiliki 940 pin tipe OµPGA,dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 1000 MHz HyperTransport.Prosesor ini beroperasi pada tegangan (VCore) 1.25 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 62 Watt.Fitur teknologi yang terkandung dalam prosesor Athlon 64 Orleans lebih banyak, yang mengakibatkan performansi prosesor ini menjadi lebih baik daripada produk Athlon 64 sebelumnya.Ke dalam prosesor ini ditambahkan fitur SSE3 dan AMD Virtualization. Fitur AMD Virtualization adalah tambahan fitur baru yang belum ada pada prosesor pendahulunya.Prosesor yang telah diproduksi, memiliki frekuensi 1800 MHz hingga 2600 MHz dengan L2 Cache 512 KB full speed.

1.9.Prosesor Athlon 64 nama core Orleans (Energy Efficient, F3)
Perbedaan menonjol antara prosesor Athlon 64 Orleans versi Energy Efficient dengan versi Orleans sebelumnya, terletak pada besarnya konsumsi energi (nilai TDP) yang dibutuhkan prosesor dan besarnya L2 Cache yang dimilikinya. Prosesor Athlon 64 Orleans versi Energy Efficient membutuhkan energi yang lebih rendah, nilai TDP-nya 45 Watt yang beroperasi pada voltase 1.25 Volt hingga 1,40 Volt, dan tergolong prosesor hemat energi.
Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, sama seperti versi pendahulunya.Begitu juga fitur-fitur teknologi yang ditambahkan ke dalam prosesornya juga tidak berbeda, yaitu SSE3 dan AMD Virtualization.
Prosesor yang telah diproduksi, memiliki frekuensi 2200 MHz hingga 2600 MHz dengan L2 Cache 1024 KB, dua kali lebih besar dari versi pendahulunya.Pertama kali dirilis pada tanggal 8 Oktober 2007.

1.10.Prosesor Athlon 64 nama core Orleans (Energy Efficient Small Form Factor, F2)
Diantara ketiga versi prosesor Athlon 64 Orleans,versi Energy Efficient Small Form Factor merupakan versi yang paling hemat terhadap konsumsi energi, nilai TDPnya paling rendah, yaitu 35 Watt, yang beroperasi pada voltase 1.20 Volt hingga 1,25 Volt.
Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, secara umum tidak berbeda dengan versi pendahulunya.Luasan chip silikonnya 126 mm2 yang mengandung 129 juta transistor. Begitu juga fitur-fitur teknologi yang ditambahkan ke dalam prosesornya juga tidak berbeda, yaitu SSE3 dan AMD Virtualization.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2200 MHz dengan L2 Cache 512 KB. Pertama kali dirilis pada tanggal 23 Mei 2006.

1.11.Prosesor Athlon 64 nama core Lima (Energy Efficient G1, G2)
Sampai dengan bulan Mei 2008, prosesor Athlon 64 Lima adalah satu-satunya prosesor single core golongan Athlon 64 yang diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, memiliki 940 pin tipe OµPGA,dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, bekerja pada voltase 1.20 Volt hingga 1,25 Volt dengan TDP 45 Watt.

Fitur-fitur teknologi yang ditambahkan ke dalam prosesornya tidak berbeda dengan prosesor Athlon 64 Orleans , yaitu SSE3 dan AMD Virtualization.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2200 MHz hingga 2700 MHz dengan L2 Cache 512 KB.Pertama kali dirilis pada tanggal 20 Februari 2007.

Keterangan:
* Prosesor kelas bisnis AMD, garansi 24 bulan setelah dirilis
2. Prosesor Athlon 64 FX
Athlon 64 FX adalah prosesor dengan performa tinggi yang diproduksi oleh AMD yang terutama ditujukan untuk para penggemar komputer (kaum ‘enthusiast’) dan gamers.. Sampai dengan bulan Mei 2008, AMD telah memproduksi tiga varian Athlon 64 FX single core. Varian yang paling awal diproduksi diberi nama core SledgeHammer, berbasis arsitektur prosesor Opteron generasi pertama yang juga dikenal dengan nama core SledgeHammer, yang diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm. Model prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer yang pertama kali diproduksi adalah Athlon 64 FX-51 yang didesain menggunakan soket 940 dan dilepas ke pasaran pada tanggal 23 September 2003.
Kedua varian lainnya, berturut-turut adalah Athlon 64 FX ClawHammer dan San Diego yang diproduksi setelah Athlon 64 FX SledgeHammer.
2.1.Prosesor Athlon 64 FX nama core SledgeHammer (C0,CG)
Prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer adalah varian prosesor Athlon 64 FX pertama yang dibuat oleh AMD, diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 940 pin tipe CµPGA, dirancang menggunakan soket 940, dan didukung 800 MHz HyperTransport, VCore 1,5 Volt dengan TDP 89 Watt. Luasan chip silikonnya 193 mm2 yang mengandung 105,9 juta transistor, dilengkapi fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, dan AMD64 (implementasi AMD’s x86-64).

Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2200 MHz hingga 2400 MHz dengan L2 Cache 1024 KB. Pertama kali dirilis pada tanggal 23 September 2003.
Daftar prosesor Athlon 64 FX nama core SledgeHammer.
2.2.Prosesor Athlon 64 FX nama core ClawHammer (CG)
Setelah merilis prosesor Athlon 64 FX SledgeHammer, tak lama kemudian merilis lagi prosesor varian prosesor yang baru dan diberi nama Athlon 64 FX ClawHammer yang diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 130 nm, memiliki 939 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, VCore 1,5 Volt dengan TDP 89 Watt hingga 104 Watt. Luasan chip silikonnya 193 mm2 yang mengandung 105,9 juta transistor, dilengkapi fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64) dan Cool’n'Quiet.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2400 MHz dan 2600 MHz dengan L2 Cache 1024 KB. Pertama kali dirilis pada tanggal 1 Juni 2004.

AMD64 (implementasi AMD’s x86-64) dan Cool’n'Quiet.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2400 MHz dan 2600 MHz dengan L2 Cache 1024 KB. Pertama kali dirilis pada tanggal 1 Juni 2004.
Daftar prosesor Athlon 64 FX nama core ClawHammer
2.3.Prosesor Athlon 64 FX nama core San Diego (E4)
Prosesor Athlon 64 FX San Diego diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, VCore 1,35 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 104 Watt. Luasan chip silikonnya 115 mm2 yang mengandung 114 juta transistor, dilengkapi fitur teknologi yang sama dengan Athlon 64 FX ClawHammer yaitu MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64) dan Cool’n'Quiet.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2600 MHz dan 2800 MHz dengan L2 Cache 1024 KB. Tampaknya prosesor ini dibangun dengan fitur yang lebih bagus daripada Athlon 64 FX pendahulunya
Daftar prosesor Athlon 64 FX nama core San Diego

Prosesor dual core (AMD)

Prosesor Athlon 64 dual core yang diproduksi oleh AMD terdiri dari Athlon 64 X2 dan Athlon 64 FX. Tidak berbeda dengan versi single core-nya, prosesor Athlon 64 FX dual core juga ditujukan untuk kaun ‘enthusiast’ khususnya para gamers.
1.Prosesor Athlon 64 X2
Tidak lama setelah melepas prosesor Athlon 64 Venice dan San Diego, AMD kembali merilis prosesor baru hasil pengembangan dari Athlon 64, yaitu Athlon 64 X2 yang merupakan prosesor dual core (inti ganda atau dua inti, artinya terdapat dua buah chip dalam satu kemasan prosesor) yang dirancang menggunakan soket 939. Awalnya ada dua varian prosesor dual core Athlon 64 X2 yang dirilis, yaitu yang bernama core Manchester dan Toledo. Keduanya dirilis pada tanggal 31 Mei 2005. Perbedaan yang mencolok antara kedua varian prosesor tersebut terletak pada L2 Cache-nya. L2 cache Athlon 64 X2 Manchester sebesar 2 x 256 KB hingga 2 x 512 KB, sedangkan L2 Cache Athlon 64 X2 Toledo sebesar 2 x 512 KB hingga 2 x 1024 KB (dua kali lipat L2 Cache Athlon 64 X2 Manchester).
Akhirnya AMD mendapatkan suatu kritikan karena kurangnya dukungan terhadap penggunaan DDR2 SDRAM pada jajaran prosesor Athlon 64. Sementara itu, perusahaan Intel yang menjadi pesaing AMD telah lebih dulu mengadopsi teknologi ini. AMD pun merespon kekurangan ini. Pada tanggal 23 Mei 2006, AMD merilis lagi prosesor baru secara bersamaan, yaitu Athlon 64 bernama core Orleans untuk prosesor single core, dan Athlon 64 X2 Windsor serta Athlon 64 FX-62 Windsor untuk prosesor dual core, ketiganya dirancang menggunakan soket AM2 dan dilengkapi fitur baru AMD Virtualization dan mendukung penggunaan DDR2 SDRAM. Besar L2 Cache prosesor Athlon 64 X2 Windsor bervariasi, berkisar 2 x 256 KB hingga 2 x 1024 KB.
1.1.Prosesor Athlon 64 X2 nama core Manchester (E4)
Prosesor Athlon 64 X2 Manchester adalah salah satu dari prosesor keluarga Athlon 64 versi dual core yang pertama diproduksi oleh AMD. Notasi X2 yang tertulis pada akhir nama prosesor menunjukkan bahwa prosesor tersebut golongan dual core, walaupun tidak semua prosesor dual core produksi AMD diberi tanda X2.
Prosesor Athlon 64 X2 Manchester diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, VCore 1,30 Volt hingga 1,35 Volt dengan TDP 89 Watt hingga 110 Watt. Luasan chip silikonnya 147 mm2 yang mengandung 154 juta transistor, dilengkapi fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64) dan Cool’n'Quiet.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2000 MHz dan 2400 MHz dengan L2 Cache 1024 KB (2 x 512 KB).

1.2.Prosesor Athlon 64 X2 nama core Toledo (E6)
Prosesor Athlon 64 X2 Toledo juga merupakan salah satu dari prosesor keluarga Athlon 64 versi dual core yang pertama diproduksi oleh AMD. Prosesor ini dirilis bersamaan dengan prosesor Athlon 64 X2 Manchester.
Prosesor Athlon 64 X2 Toledo diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 939 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket 939, dan didukung 1000 MHz HyperTransport, VCore 1,30 Volt hingga 1,35 Volt dengan TDP 89 Watt hingga 110 Watt. Luasan chip silikonnya 199 mm2 yang mengandung 233 juta transistor, dilengkapi fitur teknologi yang sama dengan Athlon 64 X2 Manchester, yaitu MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64) dan Cool’n'Quiet.


Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2000 MHz dan 2400 MHz dengan L2 Cache 1024 KB (2 x 512 KB), atau 2048 KB (2 x 1024 KB). Spesifikasi prosesor Toledo ini tampak lebih tinggi dibandingkan Manchester.

1.3.Prosesor Athlon 64 X2 nama core Windsor (F2, F3)
Sebelum prosesor ini diproduksi, banyak kritikan yang ditujukan kepada AMD yang menyatakan prosesor-prosesor AMD tidak mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM. Padahal dengan adanya kemampuan mendukung DDR SDRAM dapat meningkatkan performa prosesor itu sendiri. Sementara itu, perusahaan Intel yang menjadi pesaing AMD telah lebih dulu mengadopsi teknologi ini. AMD pun merespon kritikan ini. Pada tanggal 23 Mei 2006, AMD merilis prosesor Athlon 64 X2 Windsor serta Athlon 64 FX-62 Windsor yang mampu mendungkung penggunaan DDR2 SDRAM. Selain dilengkapi fitur teknologi MMX, SSE, SSE2, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64) dan Cool’n'Quiet. dilengkapi pula fitur baru AMD Virtualization. Besar L2 Cache prosesor Athlon 64 X2 Windsor bervariasi, 1024 KB (2 x 512 KB), atau 2048 KB (2 x 1024 KB).


Prosesor Athlon 64 X2 Windsor diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket AM2, didukung 1000 MHz HyperTransport, VCore 1,20 Volt hingga 1,40 Volt dengan TDP 89 Watt hingga 125 Watt. Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2000 MHz dan 3200 MHz.

Pada prosesor Athlon 64 X2 6400+ (F3) Black Edition diberi fitur tambahan unclock multiplier yang memungkinkan di-overclock dengan kisaran yang lebih luas.
1.4.Prosesor Athlon 64 X2 nama core Windsor (Energy Efficient, F2 & F3)
Prosesor Athlon 64 X2 Windsor versi ini tergolong prosesor desktop hemat energi. Prosesor ini memerlukan konsumsi energi yang lebih rendah, bekerja pada voltase 1,20 Volt/1,25 Volt dengan TDP hanya 65 Watt, jauh di bawah nilai TDP prosesor Windsor versi pendahulunya.

Prosesor Athlon 64 X2 Windsor diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, memiliki 940 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 1000 MHz HyperTransport. Fitur teknologi yang disertakan sama dengan pendahulunya, yaitu MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), Cool’n'Quiet dan AMD Virtualization.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2000 MHz dan 2600 MHz. Besar L2 Cache bervariasi, 512 KB (2 x 256 KB), 1024 KB (2 x 512 KB), atau 2048 KB (2 x 1024 KB), dan mendukung penggunaan DDR2 SDRAM. Pertama kali dirilis pada tanggal 23 Mei 2006.

1.5.Prosesor Athlon 64 X2 nama core Windsor (Energy Efficient Small Form Factor, F2)
Diantara tiga versi dari prosesor Athlon 64 X2 Windsor, versi Energy Efficient Small Form Factor yang paling hemat energi karena memerlukan konsumsi daya yang paling rendah. Nilai TDP prosesor ini 35 Watt yang berjalan pada voltase 1,025 Volt/1.075 Volt.
Prosesor Athlon 64 X2 Windsor versi versi Energy Efficient Small Form Factor diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, sama seperti kedua versi sebelumnya, memiliki 940 pin tipe OµPGA, dirancang menggunakan soket AM2, dan didukung 1000 MHz HyperTransport. Fitur teknologi yang disertakan juga sama, yaitu MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), Cool’n'Quiet dan AMD Virtualization.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 2000 MHz, besar L2 Cache 1024 KB (2 x 512 KB). dan mendukung penggunaan DDR2 SDRAM. Pertama kali dirilis pada tanggal 23 Mei 2006.

1.6.Prosesor Athlon 64 X2 nama core Brisbane (Energy Efficient G1, G2)
Hingga kuartal pertama 2008 prosesor Athlon 64 X2 Brisbane adalah satu-satunya prosesor keluaga Athlon 64 X2 yang diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, Vcore 1,25 Volt hingga 1,375 Volt dengan TDP 65 Watt. Prosesor ini tergolong prosesor desktop hemat energi dibandingkan varian-varian sebelumnya yang masih menggunakan teknologi manufaktur 90 nm. Seluruh model prosesornya memiliki 940 pin tipe OµPGA yang dirancang menggunakan soket AM2 dan didukung 1000 MHz HyperTransport. Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), Cool’n'Quiet dan AMD Virtualization.

Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 1900 MHz hingga 2900 MHz, besar L2 Cache 1024 KB (2 x 512 KB), mendukung penggunaan DDR2 SDRAM. Pertama kali dirilis pada tanggal 5 Desember 2006. Pada bulan September 2007 AMD merilis Athlon 64 X2 5000+ Black Edition berkecepatan (clock speed) 2,6 GHz (lihat tabel!).. Prosesor ini dilengkapi fitur tambahan unclock multiplier yang memungkinkan di-overclock dengan kisaran yang lebih luas.

2.Prosesor Athlon X2
Keluarga prosesor AMD Athlon X2 sebagian berbasis arsitektur Athlon 64 X2, sebagaian lagi berbasis arsitektur prosesor Phenom. Namun, sampai bulan April 2008, hanya prosesor yang berbasis Athlon 64 X2 yang dirilis oleh AMD. Prosesor tersebut diberi nama core Athlon X2 Brisbane.

Prosesor ini mirip dengan prosesor Athlon 64 X2 Brisbane, perbedaan yang mencolok terletak pada besarnya daya (power) yang dikonsumsi oleh prosesor. Athlon X2 Brisbane mengkonsumsi daya yang lebih rendah, yaitu 45 Watt dan bekerja pada voltase 1,25 Volt.
Prosesor tersebut diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, Seluruh model prosesornya memiliki 940 pin tipe OµPGA yang dirancang menggunakan soket AM2 dan didukung 1000 MHz HyperTransport. Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), Cool’n'Quiet dan AMD Virtualization.
Prosesor yang telah diproduksi, berfrekuensi 1900 MHz hingga 2300 MHz, besar L2 Cache 1024 KB (2 x 512 KB), mendukung penggunaan DDR2 SDRAM. Pertama kali dirilis pada tanggal 5 Juni 2007.

2.1.Prosesor Athlon X2 nama core Brisbane (G2)
Tidak banyak berbeda dengan prosesor pendahulunya. Prosesor ini memiliki VCore lebih rendah, yaitu 1,15 hingga 1,25 Volt. Fitur-fitur dan spesifikasi lainnya mirip dengan pendahulunya, yaitu diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 65 nm, seluruh model prosesornya memiliki 940 pin tipe OµPGA yang dirancang menggunakan soket AM2 dan didukung 1000 MHz HyperTransport. Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), Cool’n'Quiet dan AMD Virtualization.

3.Prosesor Athlon 64 FX
Athlon 64 FX sebenarnya adalah produk yang pemasarannya ditujukan kepada para penggemar, pecinta, ‘mania’ komputer, khususnya disediakan untuk kaum penggemar game (gamers). Jadi, tidak ditujukan untuk pengguna atau khalayak umum biasa. Tidak seperti standar prosesor Athlon 64 umumnya, seluruh prosesor Athlon 64 FX dilengkapi fitur ‘unclock multiplier.’
Prosesor Athlon 64 FX versi dual core diberi kode FX-60 atau lebih besar dari kode ini, misalnya FX-62, FX-70, atau FX-74.
3.1.Prosesor Athlon 64 FX nama core Toledo (E6)
Prosesor Athlon 64 FX Toledo diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 90 nm, dengan luasan chip silikon 199 mm2 yang mengandung 233 juta transistor, memiliki 939 pin tipe OµPGA yang dirancang menggunakan soket 939, didukung 1000 MHz HyperTransport. Fitur teknologi yang disertakan adalah MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), dan Cool’n'Quiet.

VCore prosesor Athlon 64 FX Toledo sebesar 1,35 Volt/1,40 Volt dengan TDP 110 Watt. Dirilis pertama kali pada tanggal 9 Januari 2006.

3.2.Prosesor Athlon 64 FX nama core Windsor (F2)
Walaupun masih menggunakan teknologi fabrikasi yang sama, yaitu 90 nm, prosesor Athlon 64 FX Windsor didesain lebih maju daripada pendahulunya. Prosesor ini menggunakan soket AM2 yang mampu mendukung penggunaan DDR2 SDRAM dan ditambahkan fitur baru AMD Virtualization ke dalam prosesornya. Sayangnya, prosesor ini mengkonsumsi daya yang cukup besar, yaitu 125 Watt. Fitur-fitur lain yang disertakan ke dalam prosesor, masih sama dengan prosesor sebelumnya, yaitu MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), dan Cool’n'Quiet.
Prosesor yang telah diproduksi, berkecepatan 2800 MHz, menggunakan bus 1000 MHz HyperTransport, besar L2 Cache 2048 KB (2 x 1024 KB), VCore 1,35 Volt/1,40 Volt. Dirilis pertama kali pada tanggal 23 Mei 2006.

3.3.Prosesor Athlon 64 FX nama core Windsor (F3, Quad FX platform)
Prosesor ini masih menggunakan teknologi fabrikasi 90 nm, namun didesain menggunakan soket yang berbeda, yaitu soket F (1207 FX). Soket ini tidak kompatibel dengan Soket F. Keduanya saling berbeda.
Prosesor Athlon 64 FX Windsor stepping F3 ini memiliki fitur-fitur lain yang tidak berbeda dengan prosesor Athlon 64 FX Windsor stepping F2. Keduanya diperlengkapi fitur MMX, SSE, SSE2, SSE3, Enhanced 3DNow!, NX bit, AMD64 (implementasi AMD’s x86-64), Cool’n'Quiet, dan AMD Virtualization, didukung bus 1000 MHZ HyperTransport, L2 Cache 2048 KB (2 x 1024 KB), VCore 1,35 Volt/1,40 Volt, TDP 125 Watt. Dirilis pertama kali pada tanggal 30 Nopember 2006.

Kamis, 03 Maret 2011

Software Penghemat Baterai Laptop

Dongkol karena baterai laptop cepat habis? Tentu. Tapi Dunn worry. Sekarang ada Software Penghemat Baterai Laptop. Software ini mampu menghemat batre laptop hingga 10%. Lumayan, bukan?
Software Penghemat Baterai Laptop ini bernama Battery Doubler! Karena tidak menggunakan teknik standar (layar redup cahaya, dll), tetapi tahu apa yang harus dimatikan apa yang tidak diperlukan, seperti, misalnya, port USB, Anda dapat memperoleh hingga dua kali lipat otonomi tanpa mengorbankan kenyamanan .
  • Penurunan waktu isi ulang, Mengisi kembali baterai Anda lebih cepat jika laptop Anda tidak diaktifkan. Itu fakta. biarkan Battery Doubler mendefinisikan ulang beberapa fakta komputer – dengan teknologi Turbo Charge, meningkat menjadi 10% kecepatan pengisian ulang baterai ketika komputer Anda diaktifkan.
  • Kalibrasi kembali baterai rusak, Setelah menggunakan baterai Anda tanpa menyita banyak perhatian untuk discharge dan recharge setiap kali, performa menjadi sangat rendah. Dengan Battery Doubler, cukup menjalankan wizard recalibration seluruh pekerjaan untuk Anda – secara otomatis!
Mudah digunakan, Dari jendela konfigurasi ke indikator status baterai, fitur, Battery Doubler mahir dalam kemudahan penggunaan. Antarmuka kami menghormati sepenuhnya pedoman Microsoft dan sangat intuitif. Karena Anda tidak selalu ingin membaca 300 halaman manual sebelum menggunakan software, anda akan mengerti bagaimana menggunakan Battery Doubler dalam waktu singkat, bila tertarik silahkan download free Battery Doubler 1.2.1.